Senin, 30 November 2009

PESAN QURBAN


Setiap umat muslim disunnahkan untuk berqurban yaitu menyembelih binatang untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini dapat dilaksanakan pada hari raya Idul Adha dan tiga hari setelahnya yaitu pada hari Tasyrik, dengan dilaksanakan sesuai dengan ketentuannya.

Perintah berqurban tak lepas dari kisah nabi Ibrahim atas penyembelihan nabi Ismail yang tak lain adalah anaknya sendiri. Dalam kejadian tersebut terdapat banyak hikmahyang terkandung. Yaitu mengajarkan kepada kita akan keikhlasan yang sesungguhnya, dalam arti keikhlasan untuk melepas apa yang kita miliki, walau sesuatu itu yang kita anggap special, selain itu juga tentang kepatuhan terhadap Allah SWT.

Ketidak cerobohan nabi Ibrahim juga dapat kita teladani, karena beliau tidak langsung yakin akan mimpi pertamanya, beliau takut jika mimpi tersebut berasal dari syetan bukan dari Allah. Untuk menanggapi kebimbangan tersebut beliau memohon petunjuk terlebih dahulu kepada Allah sebelum melakukannya.

Hikmah lainnya yakni sikap nabi yang tidak otoriter. Hal ini ditunjukkan ketika beliau yakin bahwa perintah tersebut berasal dari Allah, beliau tidak langsung menyembelih nabi Ismail, namun sebelumnya meminta persetujuan dahulu kepada istri dan anak beliau yang hendak disembelih.

Dalam berqurban terdapat 2 dimensi yaitu dimensi Vertikal dan dmensi Horizontal. Dimensi vertikal ini adalah hubunagn antara manusia dan tuhan, dimana kita melakukan suatu ibadah ini haruslah didasari niat beribadah kepada Allah SWT. Halini terkandung dalam Alqur’an tepatnya pada Surah Adz-Dzariyat ayat 26 yang artinya
“ Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku”. Sedangkan dimensi horizontal ialah hubungan manusia dengan sesamanya, maksudnya daging hasil qurban haruslah dibagikan kepada Fuqoro’(orang - orang fakir) dan masakin(orang – orang miskin) dan orang – orang yang berada di lingkungan sekitar.

Untuk itu beribadahlah semata-mata untuk mencari Ridho-Nya.

About Me

Foto saya
tidak mengeluarkan kecuali yg baik,,, tidak menyerang kecuali terancam,,, jika menyengat, sengatanny adalah obat,,,

makmum...